When we shutdown / restart windows, the first time wrote that the system is to stop all activities that still works. Well, just in our system anymore kill service it-come running right elbow takes time to make us males. When every time windows would kill service2 road will give little delai to reply system endingin road for the process, here we just stopped by briefly to the registry, step:
1. Sign registry (regedit)
2. Go to HKEY_LOCAL_MACHINE / SYSTEM / CurrentControlSet / Control.
3. Click on the "Control" folder;
4. Select "WaitToKillServiceTimeout"
5. right-click or double-click to change value;
6. Set value below 2000 (eg 1)
Hope helps ^^
source:http://www.indowebster.web.id/showthread.php?t=18349
GENIA FESTIVAL : Save Driving Tips
Harga bahan bakar terus meroket, membuat banyak dari pemilik kendaraan yang memutar otak untuk menghemat pengeluaran perawatan kendaraan mereka.
Namun ternyata tingkat konsumsi bahan bakar sebuah kendaraan itu banyak juga ditentukan oleh bagaimana gaya si pengemudi mengemudikan tunggangannya.
Oleh karena itu, berikut sedikit tip cara ekonomis berkendara:
1. Hindari memanaskan mesin terlalu lama sebelum berkendara, karena selama mesin bekerja maka bahan bakar akan tetap terkirim, sehingga banyak BBM yang terbuang sia-sia.
2. Jangan menginjak pedal gas dengan menghentak. Injakan harus stabil dan bertahap. Pertahankan kecepatan kendaraan, sedapat mungkin sekitar 70 - 80 km/jam.
3. Hindari kecepatan tinggi yang tidak perlu, semakin tinggi kecepatan sebanding dengan tingginya putaran mesin sehingga bahan bakar minyak yang harus dikirim pun semakin besar.
4. Sesuaikan gigi percepatan dengan kecepatan kendaraan, gunakan gigi rendah untuk menjalankan kendaraan pertama kali. Contoh :
Gigi 1 Kecepatan 0-15 km/jam
Gigi 2 Kecepatan 15-35 km/jam
Gigi 3 Kecepatan 35-50 km/jam
Gigi 4 Kecepatan 50-70 km/jam
Gigi 5 Kecepatan 70 > km/jam
5. Lakukan akselerasi/penekanan pedal gas secara perlahan (bertahap), jangan melakukan secara tiba-tiba karena dapat mengakibatkan terjadinya penambahan bahan bakar secara berlebihan.
6. Matikan mesin saat kendaraan berhenti dalam waktu lama (parkir).
7. Aktifkan penyejuk udara (AC) dengan temperatur yang tidak terlalu rendah. hal ini akan membuat kerja kompresor tidak terlalu lama (atau matikan bila perlu).
8. Jangan meletakkan kaki kiri pada pedal kopling saat berkendara atau berkendara dengan setengah kopling. Ini akan mengakibatkan tenaga mesin tidak sepenuhnya tersalurkan untuk menggerakkan kendaraan.
9. Gunakan bahan bakar yang sesuai nilai oktan yang disarankan oleh produsen. Nilai oktan bahan bakar akan menentukan pembakaran yang sempurna, sehingga sangat berpengaruh terhadap tenaga yang dihasilkan oleh mesin.
10. Sebisa mungkin hindari jalan-jalan yang rawan macet.
Source: http://www.indowebster.web.id/showthread.php?t=10037
Namun ternyata tingkat konsumsi bahan bakar sebuah kendaraan itu banyak juga ditentukan oleh bagaimana gaya si pengemudi mengemudikan tunggangannya.
Oleh karena itu, berikut sedikit tip cara ekonomis berkendara:
1. Hindari memanaskan mesin terlalu lama sebelum berkendara, karena selama mesin bekerja maka bahan bakar akan tetap terkirim, sehingga banyak BBM yang terbuang sia-sia.
2. Jangan menginjak pedal gas dengan menghentak. Injakan harus stabil dan bertahap. Pertahankan kecepatan kendaraan, sedapat mungkin sekitar 70 - 80 km/jam.
3. Hindari kecepatan tinggi yang tidak perlu, semakin tinggi kecepatan sebanding dengan tingginya putaran mesin sehingga bahan bakar minyak yang harus dikirim pun semakin besar.
4. Sesuaikan gigi percepatan dengan kecepatan kendaraan, gunakan gigi rendah untuk menjalankan kendaraan pertama kali. Contoh :
Gigi 1 Kecepatan 0-15 km/jam
Gigi 2 Kecepatan 15-35 km/jam
Gigi 3 Kecepatan 35-50 km/jam
Gigi 4 Kecepatan 50-70 km/jam
Gigi 5 Kecepatan 70 > km/jam
5. Lakukan akselerasi/penekanan pedal gas secara perlahan (bertahap), jangan melakukan secara tiba-tiba karena dapat mengakibatkan terjadinya penambahan bahan bakar secara berlebihan.
6. Matikan mesin saat kendaraan berhenti dalam waktu lama (parkir).
7. Aktifkan penyejuk udara (AC) dengan temperatur yang tidak terlalu rendah. hal ini akan membuat kerja kompresor tidak terlalu lama (atau matikan bila perlu).
8. Jangan meletakkan kaki kiri pada pedal kopling saat berkendara atau berkendara dengan setengah kopling. Ini akan mengakibatkan tenaga mesin tidak sepenuhnya tersalurkan untuk menggerakkan kendaraan.
9. Gunakan bahan bakar yang sesuai nilai oktan yang disarankan oleh produsen. Nilai oktan bahan bakar akan menentukan pembakaran yang sempurna, sehingga sangat berpengaruh terhadap tenaga yang dihasilkan oleh mesin.
10. Sebisa mungkin hindari jalan-jalan yang rawan macet.
Source: http://www.indowebster.web.id/showthread.php?t=10037
GENIA FESTIVAL : Teeth brushing tips
10 Cara menggosok gigi yang baik:
1. Sikat gigi dan gusi dengan posisi kepala sikat membentuk sudut 45 derajat di daerah perbatasan antara gigi dengan gusi.
2. Gerakan sikat dengan lembut dan memutar. Sikat bagian luar permukaan setiap gigi atas dan bawah dengan posisi bulu sikat 45derajat berlawanan dengan garis gusi agar sisa makanan yang mungkin masih menyelip dapat dibersihkan.
3. Gunakan gerakan yang sama untuk menyikat bagian dalam permukaan gigi.
4. Gosok semua bagian permukaan gigi yang digunakan untuk mengunyah. Gunakan hanya ujung bulu sikat gigi untuk membersihkan gigi dengan tekanan ringan sehingga bulu sikat tidak membengkok. Biarkan bulu sikat membersihkan celah-celah gigi. Rubah posisi sikat gigi sesering mungkin.
5. Untuk membersihkan gigi depan bagian dalam, gosok gigi dengan posisi tegak dan gerakkan perlahan ke atas dan bawah melewati garis gusi.
6. Sikat lidah untuk menyingkirkan bakteri dan agar napas lebih segar.
7. Pilihlah sikat gigi dengan bulu sikat yang lembut karena yang keras dapat membuat gusi terluka dan menimbulkan abrasi pada gigi, yaitu penipisan struktur gigi terutama di sekitar garis gusi. Abrasi dapat membuat bakteri dan asam menghabiskan gigi karena lapisan keras pelindung enamel gigi telah terkikis.
8. Ganti sikat gigi jika bulu sikat sudah rusak dan simpan di tempat yang kering sehingga dapat mongering setelah dipakai.
9. Jangan pernah meminjamkan sikat gigi Anda kepada orang lain karena sikat gigi mengandung bakteri yang dapat berpindah dari orang yang satu ke yang lain meski sikat sudah dibersihkan.
10. Gunakan sikat gigi elektrik untuk si kecil agar lebih mudah digunakan. Sikat gigi jenis ini sebenarnya dapat membersihkan lebih baik daripada sikat gigi manual, namun sebaiknya konsultasikan terlebih dulu soal penggunaannya dengan dokter gigi Anda.
source: http://www.indowebster.web.id/showthread.php?t=30972
1. Sikat gigi dan gusi dengan posisi kepala sikat membentuk sudut 45 derajat di daerah perbatasan antara gigi dengan gusi.
2. Gerakan sikat dengan lembut dan memutar. Sikat bagian luar permukaan setiap gigi atas dan bawah dengan posisi bulu sikat 45derajat berlawanan dengan garis gusi agar sisa makanan yang mungkin masih menyelip dapat dibersihkan.
3. Gunakan gerakan yang sama untuk menyikat bagian dalam permukaan gigi.
4. Gosok semua bagian permukaan gigi yang digunakan untuk mengunyah. Gunakan hanya ujung bulu sikat gigi untuk membersihkan gigi dengan tekanan ringan sehingga bulu sikat tidak membengkok. Biarkan bulu sikat membersihkan celah-celah gigi. Rubah posisi sikat gigi sesering mungkin.
5. Untuk membersihkan gigi depan bagian dalam, gosok gigi dengan posisi tegak dan gerakkan perlahan ke atas dan bawah melewati garis gusi.
6. Sikat lidah untuk menyingkirkan bakteri dan agar napas lebih segar.
7. Pilihlah sikat gigi dengan bulu sikat yang lembut karena yang keras dapat membuat gusi terluka dan menimbulkan abrasi pada gigi, yaitu penipisan struktur gigi terutama di sekitar garis gusi. Abrasi dapat membuat bakteri dan asam menghabiskan gigi karena lapisan keras pelindung enamel gigi telah terkikis.
8. Ganti sikat gigi jika bulu sikat sudah rusak dan simpan di tempat yang kering sehingga dapat mongering setelah dipakai.
9. Jangan pernah meminjamkan sikat gigi Anda kepada orang lain karena sikat gigi mengandung bakteri yang dapat berpindah dari orang yang satu ke yang lain meski sikat sudah dibersihkan.
10. Gunakan sikat gigi elektrik untuk si kecil agar lebih mudah digunakan. Sikat gigi jenis ini sebenarnya dapat membersihkan lebih baik daripada sikat gigi manual, namun sebaiknya konsultasikan terlebih dulu soal penggunaannya dengan dokter gigi Anda.
source: http://www.indowebster.web.id/showthread.php?t=30972
Langganan:
Postingan (Atom)